Siap-siap Harga Tembus Level Awal Tahun 2022, Saham BBRI & BBCA ( ath saham ) - Portal Berita
Skip to content Skip to sidebar Skip to footer
Advertisements

Siap-siap Harga Tembus Level Awal Tahun 2022, Saham BBRI & BBCA ( ath saham )

 

ATH saham
Saham BBRI & BBCA ( ath saham )


 Saham BBRI & BBCA: Siap-siap Harga Tembus Level Awal Tahun 2022 ini GUYS

Jakarta,CNBC Indonesia – Diakui, sektor perbankan merupakan salah satu sektor yang tumbuh paling cepat. Untuk melawan Tahun 2020 ini. Meski tahun ini bukan tahun yang baik bagi pasar modal,ektor Karena bank harus bekerja lebih keras dibandingkan dengan sektor lain Ketuk dua kali.

Pukul dulu dan tentu saja Itu berasal dari serangan Covid-19. Di tengah wabah tersebut, ketidakstabilan ekonomi justru meningkatkan jumlah NPL yang mampu membayar utangnya.

Selain itu, dampak dari virus Encovi-19 telah menyebabkan menjamurnya perusahaan-perusahaan yang menopang kehidupan dan mengikis daya beli perusahaan, mengganggu pinjaman perusahaan. Dan kredit konsumen.

Bank juga menyiapkan pinjaman untuk nasabah yang terkena CVD-19.

Selain virus corona yang menyerang semua sektor, sektor perbankan khususnya terkena dampak dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Seperti diketahui, mulai tahun 2020, perbankan akan diminta oleh OJK untuk menerapkan standar akuntansi baru PSAK 71..

Standar pelaporan keuangan internasional (IFRS) 9 ini menggantikan PSAK5 PSAK55 sebelumnya.Poin utama dalam PSAK baru ini adalah pemusnahan aset keuangan berupa pinjaman, hipotek atau hipotek.

Di bawah undang-undang baru ini. Bank Untuk semua kategori kredit, CKPN harus menyediakan cadangan kerugian yang dialami oleh kreditur yang baik.Pertunjukan), Keragu-raguan (Performa rendah) Atau sesak (Tidak bekerja). Situasi ini dipastikan memberikan stok yang jauh lebih besar dari sebelumnya.

Dengan penerapan PSAK 71, 

aturan regulasi baru ini akan berdampak signifikan terhadap laba bank, karena kategori pinjaman akan berkurang dan cadangan meningkat.

Itu sebabnya, bahkan sebelum wabah virus Corona, banyak orang mengatakan bahwa tahun 2020 bukan tahun yang baik bagi sektor perbankan karena keuntungan bank akan tergerus.

Ditambah lagi sedang ada pandemi virus corona, yang meningkatkan tingkat cadangan dan mengurangi laba bersih.

Dua juara

meskipun Sektor perbankan mungkin. Satu Sektor yang babak belur sedang diserang. Epidemi COrona, siapa? Saya kira ada dua saham di sektor perbankan besar: BUKU Bank IV. (Bank dengan modal lebih dari $30 triliun) Kinerja stok yang akurat.

Ini adalah PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), perusahaan kapitalisasi pasar terbesar di Indonesia (BEI). Bank terbesar dengan koreksi tertipis di BEI.

Untuk tahun berjalan, saham BBC naik 2,17 persen dari Rabu (11/11/2020) lalu.

2020 masih 1,5 bulan lagi dan termasuk emosi positif yang sering datang di penghujung tahun Mengenakan balutan jendela Dan Sinterklas Dalam reli, masuk akal bagi pelaku pasar untuk mengharapkan kinerja harga BBA tumbuh pada tahun 2020. Meski diperkirakan ada wabah kolera, laba BCA selama sembilan bulan terakhir ‘menurun’ sebesar 4,2 persen.

Hingga kuartal III tahun ini, margin laba bank sebesar 4,9% turun menjadi Rp 20,04 triliun. Selama periode yang sama tahun lalu, BACA bersih senilai Rp 20,9 triliun.

Jika berhasil, mata investor akan segera berada di ambang kesuksesan. Selalu tinggi ATH seharga Rp35.300.

Sebelum wabah kolera, rekor BBC 15 Januari 2020 lebih dari 2.600 birr, atau 7,95 persen.

Oleh karena itu, wajar bagi investor untuk berasumsi bahwa BBC akan segera melewati standar ATH.

Nasib yang sama juga menimpa BBRI.

Red Platt Bank telah mengumpulkan 25,22 persen selama 5 hari berturut-turut.

Selain anggapan umum, keberhasilan vaksin CVD-19 dari Pfizer sudah mencapai 90% dan beredar kabar akan dilakukan aksi korporasi khusus di BBRI untuk kepentingan khusus saham BBRI.

Menteri BUMN Eric Tohir sebagai pemegang saham mayoritas di BRI Sebagai wakil dari pemerintah Indonesia Hal tersebut telah memberikan pedoman untuk arah pengembangan BRI ke depan.

Hal itu disampaikan Eric saat berpidato di Indonesian Economic Outlook di CNBC pada Februari 2020. Eric mengatakan Kementerian SES akan berkoordinasi dengan BRI dengan Pegadian dan Ibukota Negara Sipil (PNM).

Kami ada pertemuan dengan BRI, 

kami ingin memastikan ada kerjasama yang luar biasa dengan Pegadian Juni ini.Dari PT Pegadaian milik Pemerintah Dan PMN. agar semuanya tidak ada lagi overlapping kebijakan di situ, dan target market-nya jelas, ini kalau terjadi, BRI akan jadi bank luar biasa. Cepat-cepat beli sahamnya!” ujar Erick saat itu.

Update posisi terakir BBRI masih terkoreksi 6,36% secara tahun berjalan akan tetapi koreksi ini bisa tiba-tiba menghilang dan berubah menjadi apresiasi apabila kejelasan aksi korporasi BBRI ini sudah muncul.

Dan seandainya memang nantinya aksi korporasi ini memang akan sebesar yang dijanjikan oleh Erick Thohir maka bukan tidak mungkin level tertinggi sepanjang masanya di angka Rp 4.760/unit yang masih berjarak 15,53% dari pencapaian sekarang ini, akan terlampaui dalam waktu dekat.

Post a Comment for "Siap-siap Harga Tembus Level Awal Tahun 2022, Saham BBRI & BBCA ( ath saham )"

Advertisements